*****BILA MALAM
TIBA***** GaslEE Maret
2002
bila malam tiba
ku hanya bisa pandangi bulan dan bintang
karena hanya bulan dan bintang
yang menemani kesendirian malamku
seandainya jarak tak berbaid
kuingin kautemani kesendirian malamku ini
bersama menikmati sinar rembulan
bersama menghitung seribu bintang
bersama menikmati malam
ataukah, disana telah ada bintang yang lebih terang
dan rembulan yang lebih indah
hingga engkau labih menikmati kehadiran malamu!!!
dengan rembulanmu, dengan bintangmu itu.......
Dan semoga rembulanmu itu adalah aku
Dan semoga bintangmu itu adalah aku
*****MEREBAH***** GaslEE Maret 2002
ketika mata mulai lelah
ketika raga mulai letih
kucoba untuk merebah
ketika mata mulai terpejam
anganku terus terbang melayang
terbang bersamamu dalam mimpi yang damai
bercanda dan tertawa bersama
bersama dan hanya bersamamu
bahagia dan hanya bahagia
arungi alam mimpi yang indah ini
damai dihati damai di jiwa
sungguh, aku tak ingin meninggalkanmu sendiri
sungguh, aku tak ingin meninggalkan mimpi ini
begitu indah, begitu damai, begitu bahagia
sungguh, aku berharap engkaupun demikian....
*****DIRIKU***** GaslEE April 2002
sepanjang jalan yang kautapakan
disitulah kautmukan diriku
karena aku adalah bayangmu
yang selalu setia disisimu
diriku menderita, kala kau sedih
diriku bahagia, kala kau senang
diriku menemanimu, kala kau sendiri
karena aku adalah sisi jiwamu
yang selalu rasa apa yang kau rasa
tak ingin kulewatkan tanpa disisimu
dan yang pasti, kuingin diriki selalu ada disenyummu
*****KEHADIRANMU***** GaslEE April 2002
Ketika aku beranjak
kau hadir dalam langkahku
ketika aku berharap
kau hadir dalam doaku
ketika aku bernyanyi
kau hadi dalam syair laguku
ketika aku membait
kau hadir dalam penaku
ketika aku berhayal
kau hadir dalam anganku
ketika aku terlelap
kau hadir dalam mimpiku
ketika aku termenung
kau hadir dalam senyumku
...... Tetapi, mungkinkan penantianku
Menghadirkan dirimu disisiku.....
*****APALAH INI***** GaslEE Mei 2002
sesungguhnyalah
belum cukup aku ungkapkan
belum cukup pula aku katakan
segala yang ada di hati ini
ketika kau dan aku jauh berada
sebenarnyalah
takan habis aku tuliskan
takan pernah habis aku lamunkan
hasrat jiwa yang bersandar di dada ini
bilamana kau ada bersamaku
biarkanlah
hati ini yang bicara
lewat angin yang menerpa senja
lewat ungkapan seribu makna
lewat lelap tidurmu yang berselimut rindu
Lewat doa penuh harap
*****BIDADARIKU***** GaslEE Mei 2002
awan putih semakin nampak putih
ketika mimpi sudah merasuk dalam lelapku ini
dan sang dewi akan datang
menemaniku dalam mimpi yang indah
datang hanya untukku, untuk selalu bersamaku
dengan sayapnya yang putih membuai kalbuku
seri wajahnya kan selalu ada di hati ini
tuk menjaga kerinduanku
dan selalu
bila malam tiba
dewiku kan nampak
di gayut rembulan sabit yang putih
dan tersenyum kepadaku
akan selalu kusimpan senyum itu
di dalam jiwa ini...
*****Rasa Jiwa Ketika Layu***** GaslEE Juni 2002
Dan sunyi mulai berbisik
Ketika rembulan membelai malam
Hatiku Lemah terurai rindu
Jiwaku lunglai di sudut layu
Ingin kuhempaskan jiwaku ini
dan bersandar di peluk sang dewi
Tuk mengadu seribu asa
Tuk dapatkan jiwaku kembali
Dipelukmu kudapatkan damai itu
sedamai hati dirasa hening
Di sandarmu kudapatkan jiwaku
selalap jiwa dipeluk malam
*****RENJANA***** Sweety Juni 2002
sekali pun tak pernah terpikir...
bahkan terlintas di dasar benak ini,
betapa ternyata besar adanya
perasaan kasihku padamu
yang telah memberi cahaya baru
dan bangkitkan emosi jiwa renjana
kini...
Separuh jiwaku terbawa olehmu
Separuh nadiku berdenyut nadimu
Separuh hatiku terbuai alunan musik rindumu
Separuh kanvas mayaku terlukis bayangmu
mari kemarilah sayangku
rasakan hangatnya pelukan malam bersamaku
tetesi embunmu atas jiwa nan dahaga
biarlah semuanya merekah bunga- bunga nirwana
bawa seribu asa dan hilangkan gulana
biarkan hati kita saling mencandu
lengket jiwa saling berpadu
tak ada alasan lagi tuk melepas diri
Tuk rajut kasih nan abadi
*****Jiwa Renjana***** GaslEE Juni 2002
dan kau telah bangkitkan itu
kubiarkan diriku hanyut dalam belaimu
mengalir bersama air jiwamu
terbuai diriku tak lagi kuasa
dan renjana merasuk di hasrat kita
tuk rasakan jiwaku menyatu dalam jiwamu
dalam kehangatan sukma
tiada kata yang mampu mewakilinya
tiada ingin meninggalkan rasa itu
dalam rangkuman asa yang berpadu
hilang rasa jiwa dahaga
sirna rasa hampa di hati
biarlah begini adanya selalu
diriku dirimu menyatu dalam jiwa itu
dalam genggaman satu jiwa
dalam dekapan satu rasa
*****NURANI KASIH***** Sweety Juni 2002
Di tengah hikmatnya jiwa yang khusuk
lantunkan lagu pujian gereja alleluya
ku terhenyak tatkala sayup - sayup sampai
terdengar kumandang azan magrib... Allahu Akbar
Kedua pujian itu buat hatiku teremas dan terhempas
tak kuasa lagi aku berdiri, semua sendiku lemas
tanpa sadar terucap kata Puji Tuhan Allah Yang Maha
Besar
sapa Mu tlah buatku tersadar dari halusinasi
sikap dengki dan mau menang sendiri
Andai begitu banyak insan terlahir sehebat Sufi Rumi
kan terasa betapa nurani jauh berarti
dibanding kungkungan diri kejar gengsi
terkoyaklah sangkar-sangkar maya membelenggu
warna warni perbedaan tersulap menjadi taman eden
penuh ceria
tiada lagi duka dan nestapa merasuk raga
Kan terlahir generasi baru penuh semangat obsesi
tuk kejar asa tanpa beban maupun ancaman
cinta kasih nan agung warnai setiap langkah
bawa retorika dan karya nyata yang tak tergoyah
Sayangku....
Kita tlah terhanyut dalam galau
Walau jiwa kita tlah menyatu mengukir mimpi
hati kita berpadu dalam rangkuman asa yang sama
nyanyian cita tlah menjadi renjana
tapi.......
begitu banyak perbedaan diantara kita
begitu luas pranata dan pernak-pernik yang bebani kita
Mampukah kita lepaskan belenggu maya ini
mampukah kita terjang hadangan badai dan guntur nan
membahana
Tuk padukan kasih jiwa terpatri
tuk muliakan Tuhan semesta alam
yang ciptakan kita tanpa perbedaan
ataukah ini hanya ilusi
buah absurditas dan bunga mimpi ?
*****Bait Malam***** GaslEE Juni 2002
kucoba tuk merapih malam
hatiku semakin tersayat rindu
semakin pilu bila terus kurasakan
serasa jiwaku menangis di pelukmu
sambil kudengarkan senandung malam
tuk bawa diriku semakin tenggelam
semakin ku terkoyak di tepian rindu
karna kutau setiaku adalah milikmu
kucoba buang lelah dan letihku
kurebahkan diriku dalam seutuh harapan
dalam doa menjadi sebuah kenyataan
karna kuingin miliki duniamu
*****Angin Senja***** GaslEE Juni 2002
kala sang surya menunduk di ujung senja
ketika sang bayu menyisir helai hitam rambutmu
dan keagungan rasa yang terpendam di jiwa ini
bawa diriku terpaku dan terpana
betapa indah engkaulah karunia
seteguk sapa dan senyum yang kauberikan
tlah bawa jiwaku menepi di hatimu
kau buat diriku memaku diri
di tepian bimbang dalam keraguan hati
adakah engkau bisa kumiliki
wahai suratan jiwa
segerakah engkau bicara
biar damai rasa hatiku
biar lelap dalam tidurku
biar galau jiwa segera berlalu.....
*****Batas Penantian***** GaslEE Juni 2002
kuberjalan di pilar-pilar malam
dalam galaunya jiwa
dalam sunyinya hati
namun jelaga malam semakin menghitam
kucoba singkap tabir-tabir malam
dalam lelah yang terus mendera jiwa
kucari dan terus kucari
kunanti dan terus kunanti
hingga batas waktu kutemukam terang itu
hingga hilang lelah jiwaku
hingga habis batas penantianku
hingga damai kurasakan dalam hatiku
*****GALAU***** Sweety Juli 2002
Meniti hariku
serasa hanyutkan diri dalam sampan tanpa kemudi
begitu tak terduga....terbawa alunan gelombang
kadang juga buatku gamang
semakin gamang dan galau
disaat dirimu masuk dalam agendaku
semua logika tak teraplikasi
yang ada hanya kerinduan asmara
keinginan tuk selalu jumpa...
walau hanya di dunia maya
*****Jatuh***** GaslEE Juli 2002
dalam himpitan rindu
dalam sesaknya malam
kuterjatuh dalam sebuah buaian
kuterlena dalam damainya pelukan
seluas lautan hati yang tiada bertepi
hatiku tengah tenggelam didasarnya
seindah pesona jiwa yang tiada terkira
jiwaku tengah terbujuk olehnya
hatiku meluluh memeras peluh
jiwaku meleleh terbakar asmara
ketika kutahu dirimu ber-asa untuku
diriku terjatuh diantara semua ituuuu ::::::::
*****Mengalunku Di Kesunyian***** GaslEE September 2002
Mengalunku di keheningan malam
merinduku semakin dalam
sendiriku di pangkuan sunyi
melaguku bersama nurani
lelah sudah jiwaku meletih
lama sudah jiwaku tertatih
lepas hasratku terhempas
bebas asaku terbias
kucoba dengar suara hati
namun tidak juga kumengerti
kucoba untuk merasa jiwa
namun waktu tak kunjung tiba
*****Mungkinkan Tlah Berlalu***** GaslEE Oktober 2002
Bunga mencinta, kuncup merindu
Rasa cinta, Rasa rindu
Yang sekian lama bersemayam di dadaku
Takan mudah sirna diiring waktu
Bersama ***angin senja***,
Tlah kutitipkan semuanya
Dalam ***kehadiranmu***,
Tlah kurasakan semua itu
Mungkinkah semuanya tlah berlalu
Ataukah kau datang hanya untuk berlalu
Dengan segala rasa dan rindu
Yang sekian lama kau tiupkan dalam ***Rasa Jiwa Ketika Layu***
*****Merangkai Hari***** GaslEE Nopember 2002
Pagi mengembun membasuh bumi
Lekatlah semangat dalam langkahmu
Bertiuplah nafas semurni kasihmu
Hayatlah hati selaras insani
Pada siang merentang jiwa
Tetaplah hadir senyum tulusmu
Kuatkanlah setiap langkahmu
Sekuat jiwa terdekap renjana
Bersama senja memadu cakrawala
Biarkan dinding air membasuh jiwa
Ukirlah esok dengan penuh doa
Selaksa hati menyentuh makna
Dalam sepi dan heningnya malam
Rebahkanlah dalam seutuh jiwa
Resapilah peluh yang merindu
Mimpikanlah hati yang memadu
*****Diatas Pasir Dibawah Air***** GaslEE Desember 2002
Diatas pasir, dibawah air
Bersama kita menyisir
Melangkahkan kaki menggaris pesisir
Di bawah gerimis terus bergulir
Tetesan air diantara bibir yang menggigil
Namun hangatnya sukma terus membelai jiwa
Walau senja tak begitu jingga
Tetap melangkah hanyut meluruh di cakrawala
Laksana sayu sang mata dewa
Saat kau merebah di dada
Damainya suasana hati
Bagai alunan ombak yang tak henti-henti
Segenap jiwa serasa tiada terbagi
Hingga sedalam arti menyentuh sanubari
Berharap esok tuk kembali
*****Semesta Rindu***** GaslEE Desember 2002
Memberat air di sudut mataku
Memberai jiwa walau tak menyeru
Di rongga dada menggumpal semesta rindu
Rasa ingin kuhempaskan atasmu
Mungkin sekuntum bunga tak lagi bermakna
Atau semesta rindu tak lagi menyatu
Dan sebait kata tak lagi menyuara
Biarlah semesta rindu disisiku
Bagai pengganti kesemuan atas dirimu
Dan biar berjalan atas kuasa waktu
*****Terbungkus Rindu***** GaslEE Januari 2003
Segayung cinta yang ada
Tiada pernah tertumpah walau hanya setetes rasa
Terbungkus di jiwa bagai sketsa
Tak harap semua ini percuma
Biarlah kucumbu dalam kata
Biarlah kurayu dalam gita
Mungkin ada kehadiranmu kurasa
Mungkin ada dirimu masih setia
Ingin kugenggam rasa di ruang hasrat
Ingin kuraih cita dalam sepenuh harap
Smoga rindu menjelma di hening malam
Bersama jiwa yang meresap terbujur lelap
*****Mungkinkah***** GaslEE Februari 2003
Biarlah nurani tiada saling mengingkari
Semoga masih terpatri rasa saling memiliki
Walau ku tiada mampu menyentuhmu
Biarlah kucoba tuk sentuh hatimu
Mungkin tlah ada jiwa untuk kau berbagi
Mungkin tlah ada hati yang lebih peduli
Hingga kau tiada lagi pernah singgah disini
Hingga sirna asa yang pernah kita miliki
Bila hinggap semesta rindu
Menangislah jiwaku
Sejati dalam sepi
Penuh dengan makna yang semesti
Mungkinkah ? ......
Kumampu membelai jiwa
Tuk bersama mengurai air mata
Bagai sang pena merajut kata
Hingga akhir berpeluh malam
*****Bingkai Malam***** GaslEE Maret 2003
Dimanakah batas hasratmu
Hingga takan lagi ku menemukan bayang semu
Diantara dinding yang sepi
Diantara kehampaan yang fani
Tiada lagi warna untuk kulukis
Hilang sirnalah gelora dalam kalbu
Tinggalah kulauti sepi yang teriris
Hingga saat bayangmu tak lagi semu
Ingin ku sematkan seutuh rasa di bibirmu
Dan kuisi kehampaan dalam hatimu
Hingga hanya kudengar sayu nafasmu
Hingga habis bingkai malamku
*****Seribu Rindu***** GaslEE Maret 2003
Seribu rindu mengeja malam
Terhunus sepi di rusuk hati
Alunan syahdu iringi mata terpejam
Seraut wajah menghampiri mimpi
Memahat rindu di belantara kalbu
Mengais cinta di singgasana semu
Terhempas dalam bayangan Semata
Tertitik rasa di sanubari jiwa
Air muka sebagai nuansa semata
Jangan pernah kau buat kecewa
Tetaplah jiwa saling menyapa
Biar tersiram hati bagai pesona
*****SINGGASANA***** GaslEE Maret 2003
Selembut kain merah jambu
Yang acapkali kau selimutkan di bahu
Tlah buatku hanyut dalam genggamanmu
Saat ku dan jiwamu padu
dan saat itu....
Tiada lagi tirai yang nyata
Tinggalah setangkai pesona
Adalah waktu yang ada
Sebatas berbagi sepenuhnya
Menyatu dalam hamparan jiwa
Tertumpahlah segala rasa
Seketika lusuh sendi yang ada
Tengadah meraup seutuh cita
Bukanlah membekas seperti luka
Namun bagai bertahta di singgasana
Berbingkai rasa penuh mahkota
Meluruh padam alunan jiwa
*****MASIH MENCARI***** GaslEE Maret 2003
serangkai waktu terus berjalan
namun rasa tetaplah diam
bukanlah ada serasa enggan
nurani mencari agar berkenan
ungkapan jiwa terus mencari
hempasan lara tambatan hati
harapan jiwa setulus janji
semurni cinta kan miliki
langkah kian terseret jauh
menggapai dan terus mengayuh
hingga penuh luka dan peluh
dan tubuh mengarat lalu tersimpuh
terhenti di batas cita
kelana jiwa terus bertanya
mungkin terhampar di balik sana
balasan cinta semurni tulus di dada
*****KERANDA JINGGA***** GaslEE Juli 2003
walau (benar) jiwa itu ada
(namun) kaucoba pasung seisi dada
walau kadang terasa menyisir nadi
(namun) kau paksa untuk tidak mengerti
memanglah cinta bukan untuk diminta
memanglah rindu datang tidak menunggu
tidaklah semua (yang pernah ada) ini musti tertebus
karena (rasa) tulus tidaklah mengalir dari jiwa yang haus
mungkin (ada) bayangmu senantiasa
hadirkan (lah) sepenuh hasrat jiwa
perkenanmu kutetap menyapa
sebagai pelepas rindu (ini) semata
adalah rasa
tiada (ku)jumpa sekian masa
hingga (ku)rasa terhempas jiwa
terpenggal (hasrat) di ujung nadi
terhunus sanubari (di) hamparan sepi
tersapu malam tiada (lagi) makna
tinggalah (beraian) tangis mengiring duka
terusung (bersama) keranda jingga
menghantar(kan) semesta rindu yang pernah ada
terkubur (lah) bersama alam sepanjang masa
*****REMBULAN JINGGA***** GaslEE Juli 2003
bersama rembulan jingga kumenepi
bersama keringat lusuh membasahi
sesekali angin senja menyapu luka
bagai alunan shadu melucuti jiwa
langkah-langkah kian sayu
kembali terpejam matahariku
satu harapan kembali dalam genggaman
satu jiwa kembali dalam dekapan
jika syair menyatu dalam nada
mungkinkah kita menyatu dalam irama
jika rindu datang tiada menjelma
mungkinkah kita hidup bersama
*****SETETES HUJAN***** R. Lestari Nov. 2004
setetes hujan membasahi tubuhku
yang membuatku ingat padamu lagi..
khayalkan kau yang tiada di sisiku lagi
aku tempuh jalanku tuk maninggalkan kamu
dan kutempuh jalanku tuk menikmati kesendirianku ini
di sela sela kesepianku..
mengingatkan aku padamu lagi..
tlah kucoba tuk tepiskan semua bayangan tentangmu
tlah kucoba tuk menghapus semua ingatanku tentangmu
namun aku takkan pernah bisa..
takkan pernah bisa melupakan dirimu yang basah di bawah derasan air hujan
kuingin kembali pada waktu itu tapi....
apa daya aku tak kuasa merubah waktu dari sang pencipta
maafkanlah diriku...
yang selalu teringat akan peristiwa itu
dan yang terlalu indah untuk di lupakan
maafkanlah aku yang...
tak akan pernah bisa mengerti akan maksud
di balik awan yang mendung itu
maafkanlah aku yang.....
telah berlagu kala ku melangkah tanpa jejak
maaf...
Dengan senang
hati menyampaikan isi hati berikutnya...... To Be Continue
[ Tinggalkan Pesan Disini (Terima kasih)] - [Pesan Yg. Ada]
[Guestbook by TheGuestBook.com]

